Hari Kedua Festival Nasional Wisran Hadi: Diskusi Pementasan Makam Dipertuan bersama Pinto Anugrah

PADANG– Teater Langkah sebagai tuan rumah hadir sebagai pembuka pada pementasan teater FNWH yang diadakan tadi malam di FIB Unand (23/4).  Naskah yang dibawakan adalah lakon “Makam Dipertuan” karya dari WisranHadi.

Diskusi pementasan diadakan pada siang hari Selasa (24/4). Pementasan inibanyak menuai komentar dari berbagai kalangan termasuk dari peserta pementasan dan undangan delegasi dari berbagai kampus yang hadir di FNWH.

Putra Metri Swazo sebagai sutradara  menjelaskan bahwa pementasan tadi malam menggunakan konsep tanpa batas. Putra menambahkan bahwa sutradara ingin menghadirkan ruang tanpa batas antara pemain dengan penonton.

“Saya ingin membuat pementasan itu seperti tidak ada batas, dimana semuanya menyatu sehingga interaksi pemain dengan penonton terjadi karena memakai konsep pangung Arena” ungkap putra saat memulai diskusi.

Menanggapi pemaparan sutradara, Pinto Anugrah, sastrawan yang langsung memimpin diskusi pada siang tadi, mengungkapkan bahwa naskah Wisran Hadi berangkat dari konsep tradisi Minangkabau, misalnya Randai.

“Bahkan mungkin kalo randai lebih ekstrim, dimana pada randai, penonton punya tendensi terhadap pertunjukan, misalnya menyoraki pemain, atau menanggapi dialog yang hadir ditengah panggung.” Ungkap Pinto.

Sayangnya, pembicaraan lebih kepada hal-hal teknis pertunjukan. Seperti yang diungkapkan oleh Muti Kurnia salah seorang delegasi dari Teater Basurek Bengkulu.

“Saya melihat komposisi panggung tidak seimbang, aktor-aktor banyak yang tidak melakukan bloking dengan baik dan tata cahaya yang bersifat statis tapi secara keseluruhan pertunjukan sangat menghibur” Pungkasnya

Malam ini sudah malam kedua FNWH berlangsung. Untuk malam ini, pementasan akan dipersembahkan oleh HMJ Teater ISI Padang Panjang, dengan menampilkan naskah ‘Kemerdekaan’ karya Wisran Hadi. Setiap pementasan yang akan tampil pada malam harinya akan menampilkan naskah Wisran Hadi.

 

*Teater Langkah –  Chandra Kurniawan bagian dari pelaksana Festival Nasional Wisran Hadi

 

23-29 April 2018